Jumat, 23 Januari 2015

MOMENTUM

Ada setidaknya 3 momentum yg menjadi batu loncatan buat saya ......
Pertama: saat dimana saya terpilih sebagai PASKIBRAKA NASIONAL th 1991. Saat itu penuh kesan bagi saya, seorang anak lugu yg enggak pernah berpergian sendiri akan berangkat ke jakarta menunaikan tugas negara, untuk mengibarkan bendera pusaka sang saka merah putih. Dengan tekad yg kuat dan semangat yg berapi api saya berangkat ke jakarta dg sejuta mimpi ttg nikmatnya tidur di kamar hotel yg mewah, ketemu dg presiden SOEHARTO, di layani bak artis... Namun segala nya buyar ketika baru sampai di pemondokan paskibraka di cibubur jakarta, salam push up ( istilah keren di paskibraka, POMPA BUMi ) menyambut saya karena ketika di tanya tinggi badan saya menyebut 179 .... Yg ternyata di catatan panitia di jakarta 180... Saya harus pompa bumi 10 kali,
Momen ini yg akan mengasah kemandirian saya yg mana dulu anak mama yg selalu dimanja dan disuapi menjadi bertanggung jawab akan perbuatan yg kita lakukan.........
KEDUA:  momentum ketika saya di sumpah menjadi seorang dokter, DOKTER.... Kata kata yg sering di ucapkan anak anak sekolah ketika ditanya cita-cita kalau sudah besar, siapa yg enggak mau jadi dokter...? Momen ini yg membuat saya menjadi lebih percaya diri... tidak terlalu lama menikmati bulan madu sebagai dokter, rasa bosan selalu menghantui saya ketika harus berjaga sendiri dan berjaga malam di rumah sakit yg semakin menjauhkan saya dengan anak istri di rumah...
KETIGA: momen ketika saya secara sadar memutuskan menjadi seorang wirausahawan dengan mengganti status di KTP dari pekerjaan sebagai seorang DOKTER saya ubah menjadi WIRASWASTA, momen ini yg mengubah arah hidup saya dari mementingkan diri sendiri ke kepentingan bersama/keluarga. Sampai sampai ada cerita lucu ttg penggantian status ini, ketika ada perubahan KTP manual ke e-KTP seorang petugas menanyakan apa ada keterangan di KTP lama yg akan diganti? Saya dengan mantap katakan " tolong ubah keterangan dokter diganti dg Wiraswasta " dg nada bertanya si petugas menanyakn utk kedua kalinya apa benar mau di ganti? Sekali lagi saya katakan iya. Dengan suara yg sedikit bercanda mengatakan biar saya tidak tersinggung, susah susah cari titel dokter kok ditinggalkan??? Hehehe.... Pertanyaan ini juga kerap kali saya dengar dari teman sejawat dan keluarga namun karena saya mau fokus saya tidak berubah pikiran.
Ngomong ngomong kenapa saya sampai mengubah status ini? Bukannya saya akan berhenti menjadi seorang dokter, namun fokus saya sekarang ini adalah sebagai seorang entrepreneur dan saya bukannya tidak akan menjadi seorang dokter, saya akan tetap menjadi seorang dokter namun tidak akan mau lagi melayani pasien pribadi secara komersil. Sekali lagi secara komersil dan mencari nafkah di sana. Namun saya mau mencari nafkah menjadi seorang wiraswasta. Menjadi seorang pengusaha apotek dan property.....
Itu tadi momentum momentum yg merubah saya menjadi seperti sekarang ini....setelah ini saya akan menciptakan momentum momentum yg lain bagi diri saya sehingga saya tetap bergerak maju dan terus memperbaiki diri ....... Sampai ketemu di momentum berikutnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar